© 1991 John Petroff -Translation 2007 Yuli Hastadewi

 

Bab 2:

SIKLUS AKUNTANSI

 

PENGANTAR TENTANG AKUN

Akun adalah sebuah dokumen yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang serupa. Dokumen ini terdiri dari judul, kolom debet, dan kolom kredit. Bagian sebelah kiri dari akun adalah sisi debet, dan sebelah kanan dari akun adalah sisi kredit. Keseimbangan sebuah akun ditentukan dengan cara mengurangi jumlah yang lebih kecil (debet atau kredit) dari jumlah yang lebih besar. Awalnya, semua transaksi dicatat dalam sebuah jurnal melalui sebuah proses yang dikenal dengan istilah penjurnalan. Saat informasi yang tercatat dalam sebuah jurnal dipindahkan ke akun tersendiri, maka proses ini dikenal dengan istilah pemindahan pos/pemindahbukuan (posting). Total debet dan kredit dari setiap transaksi harus selalu sama.

Sebuah akun tunggal sering disebut sebagai akun T karena bentuknya yang seperti huruf T. Kelompok akun sejenis disebut jurnal. Akun yang saldonya selalu dibawa dari periode ke periode dikenal sebagai akun yang sebenarnya atau akun neraca. Dalam sistem akuntansi yang menggunakan double entry, semua entry jurnal memasukkan angka pada sisi debet untuk satu akun yang berpasangan dengan jumlah yang sama pada sisi kredit untuk akun lainnya. Sebuah jurnal yang memiliki lebih dari satu debet atau kredit adalah gabungan jurnal.

ATURAN-ATURAN DALAM PENAMBAHAN & PENGURANGAN AKUN

Berikut ini adalah aturan-aturan untuk pengurangan dan penambahan dalam sebuah akun.
1)- Akun atau rekening aset normalnya memiliki neraca debet dan bertambah oleh debet.
2)- Akun Utang normalnya memiliki neraca kredit dan bertambah
oleh kredit.
3)- Akun ekuitas pemilik normalnya memiliki neraca kredit dan
bertambah oleh kredit.
4)- Akun pendapatan bertambah saat dikreditkan.
5)- Akun pengeluaran bertambah saat di debetkan.

AKUN LAPORAN RUGI-LABA
Akun laporan rugi-laba memiliki dampak langsung terhadap neraca ekuitas pemilik. Akun pengeluaran/biaya mengurangi ekuitas pemilik, sementara akun pendapatan meningkatkan ekuitas pemilik. pendapatan bersih atau rugi ditentukan dengan cara mengurangi pengeluaran/biaya dari pendapatan. Di akhir periode keuangan, semua akun pembiayaan dan akun pendapatan ditutup dengan sebuah ringkasan yang biasanya disebut dengan Ringkasan Pendapatan (Income Summary). Untuk alasan ini, maka semua laporan akun diperhitungkan sebagai temporer atau nominal.

NERACA AKUN NORMAL
Akun aktiva, penarikan, dividen, dan biaya normalnya memiliki neraca debet. Utang, ekuitas pemilik, laba ditahan, dan akun pendapatan normalnya memiliki neraca kredit. Adakalanya dalam situasi tertentu akun-akun tersebut tidak memiliki neraca normal, namun hal ini biasanya merupakan indikasi adanya kesalahan.

MENGKLASIFIKASIKAN AKUN

Lembar neraca akun terbagi ke dalam aktiva, utang, atau ekuitas pemilik. Akun Income statement diklasifikasikan sebagai pengeluaran/biaya atau pendapatan. Aktiva dibagi ke dalam dua kategori, tergantung dari masa expected life mereka. Aktiva Lancar adalah aktiva yang biasanya dijual atau dikonsumsi dalam jangka waktu setahun. Aktiva tetap disimpan dalam periode lebih dari setahun. Diantara aset tetap tersebut, aset pabrik mengalami pengurangan nilai, sementara set berupa tanah tidak mengalaminya. Utang juga terbagi dalam dua kategori: jangka pendek, untuk yang terbayar dalam jangka waktu satu tahun, dan jangka-panjang, yang akan matang dalam jangka waktu lebih dari setahun.

Aset lancar biasanya termasuk kas, wesel tagih, piutang dagang, persediaan dan biaya dibayar dimuka (misalnya premi asuransi). Aset tetap biasanya termasuk properti, pabrik dan peralatan, investasi, paten dan merk dagang. Seluruh barang berwujud dan tidak berwujud merupakan aset jika mempunyai nilai uang. Kewajiban lancar termasuk kredit bank yang masih beredar, hutang dagang, hutang bunga, hutang gaji, dan hutang pajak. Kewajiban jangka panjang termasuk pinjaman lebih dari setahun, wesel dan obligasi yang dikeluarkan perusahaan.

MENGKLASIFIKASIKAN AKUN
Ekuitas pemilik adalah bagian yang tersisa setelah utang dikurangi dengan aktiva. Untuk sebuah kerjasama, modal mewakili ekuitas pemilik. Untuk sebuah korporasi, saham modal (capital stock) adalah investasi yang dibuat oleh para pemegang saham. Perolehan yang disimpan (laba ditahan) mewakili pendapatan bersih yang didapatkan oleh sebuah korporasi. Dividen adalah perolehan dari sebuah perusahaan atau korporasi yang didistribusikan kepada para pemegang saham. Penarikan mewakili aset yang diambil oleh pemilik dari sebuah kerjasama. Penarikan dan dividen mengurangi ekuitas pemilik.

MENGKLASIFIKASIKAN AKUN
Pendapatan meningkatkan nilai dari ekuitas pemilik. Yang termasuk dalam kategori pendapatan adalah penjualan, bayaran yang diterima, pendapatan dari bunga, dan pendapatan dari sewa. Untuk bisnis yang memiliki lebih dari satu sumber pendapatan, dianjurkan untuk membuat akun terpisah. Biaya-biaya bervariasi untuk bisnis yang berbeda, dan perlu diklasifikasikan menurut ukuran dan tipe pembiayaan.

LAJUR AKUN
Setiap akun dari sebuah bisnis perlu dimasukkan dalam lajur akun. Biasanya, akun terbagi menjadi
1 - aset,
2 - hutang,
3 - ekuitas pemilik,
4 - pendapatan, dan
5 - biaya.
Akun kedua biasanya menjabarkan sebuah akun ke dalam kategori yang spesifik.

Akun yang tampak pada jurnal umum merupakan urutan pada daftar akun. Angka pertama pada nomer di daftar akun menunjukkan bagian utama dimana akun tersebut ditempatkan. Angka kedua dari akun menunjukkan kategori spesifik. Ketika jurnal umum pertama kali disiapkan dan saldo akun dari periode sebelumnya dimasukkan, hal ini disebut pembukaan jurnal.

ALIRAN DATA
Data akuntansi lazimnya mengikuti pola aliran yang normal. Urutannya adalah
1)- transaksi bisnis nyata memerlukan persiapan
dokumentasi,
2)- masukan untuk transaksi tersebut dicatat dalam jurnal, dan
3)- isi jurnal dimasukkan dalam buku besar.

JURNAL DUA KOLOM
dari semua jenis jurnal, jurnal dua kolom adalah yang paling mudah digunakan. Jurnal jenis ini memiliki kolom debit dan kolom kredit yang digunakan untuk mencatat setiap transaksi. Sebelum sebuah transaksi dimasukkan ke dalam jurnal, penting untuk menentukan terlebih dahulu:
1)- akun yang mana yang akan terpengaruh,
2)- apakah pengaruh itu berupa pengurangan atau penambahan, dan
3)- apakah transaksi tersebut harus dicatat sebagai debit atau kredit.
Penjelasan tentang transaksi tersebut diperlukan.

Ketika mencatat jurnal, memasukkan nomer akun dan nama yang tepat sebuah akun untuk ditulis pada bagian debet dan kredit merupakan suatu kebiasaan.Penulisan pertama pada akun dengan sisi debit dan berikan sedikit jarak masuk untuk akun pada sisi kredit. Tanggal terjadinya transaksi harus selalu tampak. Seringkali akun beban hanya memiliki masukan debet, akun pendapatan hanya mempunyai masukan kredit, dimana akun neraca mungkin mempunyai keduanya.

AKUN TIGA KOLOM & AKUN EMPAT KOLOM
Akun tiga kolom dan akun empat kolom seringkali digunakan, disamping akun jenis dua kolom. Tujuan dari penambahan kolom tersebut adalah untuk menjaga keseimbangan neraca berjalan baik pada bagian debit dan kredit dalam akun empat kolom, atau hubungan antara keduanya dalam akun tiga kolom. Semua akun, sebagaimana halnya seperti kebanyakan format akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi, seringkali memiliki sebuah kolom referens. Dalam jurnal, kolom referens digunakan untuk mencatat nomor akun. Dalam akun individu, bagian referens (juga disebut dengan jurnal referens) digunakan untuk mencatat nomor halaman jurnal dimana sebuah pencatatan transaksi dilakukan.

Akun tiga kolom dan empat kolom harus menunjukkan nomer akun dan nama, tahun dan bulan pada bagian atas setiap halaman. Akun tiga kolom dan empat kolom merupakan akun yang paling mudah digunakan untuk akuntansi dengan komputer karena sisi debet dan kredit dihitung secara otomatis.

NERACA PERCOBAAN & KESALAHAN
Neraca percobaan adalah sebuah daftar akun beserta neraca debit dan kreditnya. Neraca ini biasanya disiapkan di akhir periode akuntansi. Keuntungan menggunakan neraca percobaan ini adalah:
1)- neraca ini dapat mengungkap kesalahan matematik, karena total debit harus sama
total kredit, dan
2)- neraca ini menjadi panduan dalam persiapan laporan keuangan.
Namun perlu dicatat, bahwa bagaimanapun, neraca percobaan ini tidak dapat mendeteksi setiap jenis kesalahan.

 Apa yang dapat dilakukan jika sebuah neraca percobaan tidak terbukti? Langkah berikut ini

secara umum dapat membantu menemukan kesalahan-kesalahan tersebut dengan lebih cepat! 1)- Tambahkan neraca-neraca sekali lagi dan tentukan di mana letak perbedaannya. 2)- Cek apakah kesalahan tersebut berupa perubahan, terselip, atau berupa kesalahan matematik. 3)- Bandingkan keseimbangan dalam buku besar dengan keseimbangan dalam neraca percobaan. 4)- Hitung lagi tiap keseimbangan neraca dalam buku besar. 5)- Cek setiap pencatatan dalam buku besar dengan mengacu kembali pada jurnal. 6)- Saat satu kesalahan ditemukan (atau bagian dari kesalahan), tambahkan kembali semua debit dan kredit untuk mengecek apakah sekarang keduanya seimbang.

 

Langkah pertama menyiapkan neraca percobaan adalah menghitung saldo tiap akun pada jurnal umum. Beberapa kesalahan neraca percobaan yang tidak akan tampak, misalnya
- mencatat transaksi dua kali
- lupa membukukan transaksi,
- memasukkan jumlah yang salah, tetapi dengan angka yang sama pada sisi debet dan kredit,
- mecatat sebagian transaksi pada sisi debet atau kredit yang salah.
Kesalahan yang menyebabkan neraca percobaan tidak seimbang adalah
- salah mencatat saldo awal akun,
- masukkan debit dicatat sebagai kredit,
- menghilangkan saldo pada sisi debet atau kredit,
- sebuah angka pada nomer dipindahkan atau kelebihan spasi (dikenal juga sebagai slide).
Mengetahui perbedaan jumlah antara debet dan kredit dapat membantu melihat jumlah tersebut. Sebagai contoh, ketika debet dan kredit tertukar, perbedaan pada neraca percobaan akan menjadi dua kali jumlah tersebut.

Fungsi utama auditor adalah untuk menemukan kesalahan pencatatan.

Review Kuis

Tugas-tugas

[Pendapat anda penting bagi kami. Jika ada komentar, koreksi atau pertanyaan sehubungan dengan

pbab ini silahkan dikirim ke comments@peoi.org .]

 Sebelumnya: Pengantar

 Selanjutnya: Siklus Akuntansi (Lanjutan)