© 1991 John Petroff - 2007 Yuli Hastadewi 

 

Bab 12:

KEWAJIBAN LANCAR

 

pengenalan terhadap daftar gaji/upah

Daftar gaji menunjukkan keseluruhan jumlah yang dibayarkan kepada semua karyawan selama periode akuntansi yang diberikan.  Oleh karena karyawan sangat peka terhadap kesalahan daftar gaji dan upah atau ketidakberesan apapun, sistem daftar gaji/upah harus memastikan pembayaran yang akurat dan tepat waktu.  Keakuratan pencatatan juga diperlukan oleh perwakilan federal dan pemerintahan Negara.  Pembelanjaan gaji dan upah secara khusus berpengaruh secara signifikan terhadap laporan laba rugi dalam suatu perusahaan.  Buruh kasar/tangan, baik yang terampil maupun tidak terampil, biasanya menerima renumerasi dalam bentuk upah.  Biasanya upah dinyatakan dalam suatu istilah tarif per jam, tarif per minggu, atau berdasarkan pekerjaan yang dibayar menurut hasil yang dikerjakan.

MENENTUKAN PENDAPATAN KARYAWAN

1) Pendapatan dihitung dengan cara mengalikan jumlah jam bekerja dengan tarif per jam.

2) Ketika jumlah jam bekerja lebih kecil atau sama dengan 40, Pendapatan (Earnings) = Jam Kerja (Hours) * Tarif Per Jam (Rate) (E = H * R).                                                       3) Ketika seorang karyawan bekerja lebih daripada empat puluh jam dan berhak atas nilai satu setengah untuk setiap jam yang dikerjakan lebih dari empat puluh, maka rumus berikut harus digunakan: E = 40R + 1.5 (H - 40).

 

pengenalan terhadap daftar gaji/upah

Gaji dibayarkan kepada para individu yang memiliki posisi administrative, eksekutif, manajerial atau penjualan.  Pembayaran mereka biasanya ditetapkan berdasarkan bulanan atau tahunan.  Pembayaran untuk pekerjaan dapat mengambil bentuk properti, tempat perlindungan, makanan, jasa, keamanan, atau surat promes.  Gaji dan upah seringkali ditambahkan dengan komisi, bonus, penyesuaian biaya hidup, laba bagi hasil dan/atau program pensiun.  Majikan dan karyawan secara khusus menemui dan menyetujui suatu tingkat gaji atau upah yang adil.

 

Bonus laba bagi hasil

Biasanya bonus didasarkan atau produktivitas per individu.  Sekarang perusahaan kurang mengandalkan gaji dan lebih mengandalkan bonus untuk menarik dan menghargai para eksekutif.  Bonus dapat dihitung dalam beberapa cara yang berbeda, masing-masing menghasilkan jumlah yang berbeda.  Persentase bonus dapat didasarkan atas pendapatan

1)- sebelum dikurangi bonus dan pajak pendapatan,

2)- setelah dikurangi bonus, tetapi sebelum dikurangi pajak pendapatan,

3)- sebelum dikurangi bonus, tapi setelah dikurangi pendapatan pajak,

4)- setelah dikurangi bonus dan pendapatan pajak.

MENGHITUNG BONUS BERDASARKAN PENDAPATAN SEBELUM DIKURANGI BONUS ATAU PAJAK                                                                                                                       1) Rumus: bonus = tingkat bonus (bonus rate) * pendapatan (income) (B = BR * Y)

2) Contoh: pendapatan = $75,000, tingkat bonus = 15%, dan tingkat pajak = 43%.

3) Penyelesaian: B = 0.15($75,000) = $11,250

 

pengurangan pendapatan karyawan

Gaji kotor adalah pendapatan total dari karyawan sebelum pengurangan apapun.  Gaji bersih adalah jumlah yang diterima karyawan setelah seluruh pengurangan.  Biasanya pengurangan dilakukan untuk pajak federal, negara, dan pendapatan lokal.  Walaupun pajak negara dan pendapatan lokal berbeda dari negara ke negara, namun seluruh karyawan harus menahan sejumlah gaji untuk membayar pajak pendapatan federal dan FICA.  Pengurangan dapat dilakukan untuk hal-hal sukarela seperti asuransi kesehatan, sumbangan amal, iuran dana pensiun dan serikat pekerja. 

PAJAK FICA

Undang-undang Iuran Asuransi Federal (The Federal Insurance Contributions Act) mewajibkan sebagian besar majikan untuk membayar pajak FICA.  Tujuan pajak FICA adalah menggunakannya untuk program-program federal yang menyediakan kepentingan kesehatan, kepentingan usia tua dan cacat, serta kepentingan orang yang selamat.  Jumlah pajak FICA yang mungkin dikumpulkan ditujukan untuk plafon gaji yang tertingggi, membuatnya perlu bagi para majikan untuk tetap menelusuri pendapatan kumulatif dari masing-masing karyawan.

 

kewajiban pajak daftar gaji/upah karyawan

Para majikan dapat dikenakan baik pajak federal maupun negara berdasarkan jumlah kompensasi yang dibayarkan kepada karyawan mereka.  Pajak FICA dari majikan adalah sama dengan pembayaran yang dibuat oleh seorang karyawan.  Pajak Kompensasi Pengangguran Federal (Federal Unemployment Compensation Tax) ditarik hanya dari majikan, dan dana yang dikumpulkan digunakan untuk menyediakan keringanan sementara bagi para penganggur karena tekanan ekonomi diluar kendali mereka.  Pajak Kompensasi Pengangguran Federal dibayarkan hanya oleh para majikan.

 

sistem akuntansi daftar gaji/upah

Tiga bagian utama dari sistem daftar gaji/upah adalah:

1)- pendaftaran gaji dan upah: digunakan untuk mengumpulkan dan meringkaskan data daftar gaji dan upah untuk setiap periode,                                                                                      

2)- pembukuan pendapatan karyawan: menyediakan informasi yang terperinci bagi setiap karyawan, dan                                                                                                                                     

3)- cek gaji dan upah, menunjukkan setoran ATM atau kas, biasanya disertai dengan laporan yang menunukkan seluruh pengurangan.

PENDAFTARAN GAJI DAN UPAH

Pendaftaran gaji dan upah merupakan jurnal multi kolom yang digunakan untuk mengumpulkan dan meringkaskan data gaji dan upah.  Informasi yang secara khusus dapat ditemukan adalah sebagai berikut: penghasilan lembur, total pendapatan, pengurangan pajak, jumlah gaji bersih, angka cek, dan debit terhadap perkiraan beban.  Cek dicatat dalam pendaftaran gaji dan upah sehingga tidak diperlukan pencatatan lainnya untuk mengurus pembayaran.  Ketepatan pendaftaran gaji dan upah dapat ditentukan dengan verifikasi silang dari kolom-kolomnya.  Kolom gaji biasa dan lembur harus selalu sama dengan kolom beban gaji dan upah.

 

bagian-bagian sistem daftar gaji/upah

Pendaftaran gaji dan upah terdiri dari bagian-bagian yang konstan dan berubah-ubah.  Tingkat upah merupakan bagian khusus yang tetap.  Jumlah jam kerja bervariasi.  Informasi yang diperoleh dari pendaftaran gaji dan upah digunakan untuk catatan transaksi akuntansi buku besar umum, untuk menghasilkan laporan cek gaji dan upah, serta memperbaharui catatan penghasilan karyawan.  Keterangan dari catatan penghasilan karyawan digunakan untuk menyiapkan laporan gaji dan pajak serta pengembalian pajak gaji dan upah.  Transaksi akuntansi yang dicatat dalam buku besar umum digunakan untuk menyiapkan laporan laba rugi dan neraca.

 

pengendalian sistem daftar gaji/upah

Pengendalian internal atas sistem daftar gaji dan upah mirip dengan pengeluaran kas.  Suatu sistem voucher direkomendasikan.  Ketika nama-nama dihapus atau ditambahkan dalam daftar gaji dan upah, mereka harus didukung oleh laporan tertulis dari catatan Kehadiran personil yang diambil oleh personalia untuk memastikan ketepatan pembayaran, kepentingan berlibur dan kepentingan cuti sakit.  Sebagai ukuran tambahan dari keselamatan, kartu identifikasi karyawan sering diberikan dan harus ditunjukkan oleh karyawan ketika menerima cek gaji.

 

kewajiban bagi manfaat sampingan karyawan

Ketika majikan setuju untuk membayar sebagian atau seluruh biaya kepentingan sampingan, maka mereka mendatangkan suatu pengeluaran dan kewajiban.  Biasanya manfaat sampingan yang ditawarkan bagi karyawan adalah liburan, asuransi kesehatan, program pensiun, asuransi jiwa dan asuransi cacat jasmaniah.  Biaya manfaat sampingan harus disesuaikan secara tepat dengan masa bekerja karyawan.  Jika karyawan belum menerima manfaat sampingan, maka kewajiban tetap ada.  Tergantung dari bilamana kewajiban diharapkan untuk dibayar, maka dia mungkin diklasifikasikan baik sebagai kewajiban jangka pendek ataupun jangka panjang di dalam necara.

 

hutang wesel& beban bunga

Surat promes biasanya diterbitkan untuk barang-barang yang dibeli dengan hutang atau ketika suatu bank memperpanjang pinjaman jangka pendek.  Surat hutang yang dikeluarkan oleh bank dapat mengandung bunga atau tidak megandung bunga.  Surat hutang yang tidak mengandung bunga mengurangkan bunga dari nilai nominal (atau nilai jatuh tempo) surat dari jumlah yang dipinjamkan kepada peminjam.  Suatu jurnal transaksi penyesuaian diperlukan bilamana bunga dibayarkan lewat satu hari dari akhir periode akuntansi.

 

kewajiban jaminan barang

Untuk mencatat kewajiban jaminan barang, Beban Jamiman Barang didebitkan dan Hutang Jaminan Barang dikreditkan.  Ketika suatu barang diperbaiki atau diganti, maka Hutang Jaminan Barang didebitkan dan Persediaan atau suatu perkiraan beban dikreditkan.  Jumlah yang dicatat untuk kewajiban jaminan barang merupakan perkiraan, dan penyesuaiannya mungkin diperlukan jika kurang lebih barang yang sebenarnya diganti atau diperbaiki.

 

 

Review Kuis

Tugas-tugas

[Pendapat anda penting bagi kami. Jika ada saran, perbaikan, atau pertanyaan
sehubungan dengan bab ini silahkan dikirim ke comments@peoi.org .]

 Sebelumnya: Aktiva Tetap

 Kembali ke: Pengantar